APA HIDUP HANYA TENTANG APA YANG DIRENCANAKAN?

Pernah tidak terfikir apa sesungguhnya definisi dari hidup itu sendiri? Kenapa kita diciptakan? Lebih banyak manfaat atau mudharat yang kita berikan? Apa manfaat kita bagi sesama?. Kalau kalian pernah berfikir seperti itu, selamat kita punya pemikiran yang sama.

Sampai pada suatu siang yang terik, langit biru tanpa awan, matahari berpendar hebat, angin bertiup sepoi. Saya melihat keluar jendela, melihat sebuah pohon berdiri tegap. 

Berfikir kembali, bukankah tidak mungkin suatu mahluk diciptakan tanpa manfaat sekitarnya? Contohnya pohon besar ini, menaungi rumah-rumah disekitarnya agar tetap sejuk. Apa pohon itu memiliki rencana dalam hidupnya? Tentu saja! Lalu apakah hidup pohon itu akan berencana mati sia-sia? Tidak bukan?

Begitu juga dengan hidup kita, tidak selalu sesuai dengan apa yang direncanakan. Allah itu maha mengatur semesta, tanpa setitikpun kesalahan. Kalau Ia dengan mudah mengatur alam semesta, mengapa kau ragu dengan hidupmu yang hanya setitik itu? 

Rencanamu mungkin baik bagimu, tapi rencana Allah pasti jauh lebih baik dari rencanamu. Allah mengatur segalanya. Ia memberimu tawa, dan sedikit duka. Agar kau tau betapa nikmatnya bersyukur saat diberi pahala. Dan bagaimana syahdunya sujud ketika bebanmu menggelora. 

Hidup itu seyogyanya bukan hanya tentang apa yang direncakan, tapi lebih dari itu. Hidup adalah tentang bagaimana kita bisa bermanfaat bagi sesama, sekecil apapun itu manfaatnya.Tentang bagaimana kita bersyukur tentang apa yang telah diberikan. Karena jika kita tau apa yang hadiah dari sabar yang telah dikerjakan, bukankah kita akan dengan senang hati menunggu?

Tapi bukan begitu cara Allah bekerja. Ia akan lebih senang terus mengujimu. Menunjukkan betapa cintaNya teramat besar. Betapa tubuh ranggasmu itu kuat menahan beban. Tetap bersyukur dan kau akan tau apa yang ada dibaliknya.

-Salam Literasi!

Dwi Nofita Sari


Komentar

Postingan populer dari blog ini

PERPANJANGAN TANGAN TUHAN

Pantaskah aku bertanya,Tuan?